Pages

Tampilkan postingan dengan label Dampak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dampak. Tampilkan semua postingan

Efek Rumah kaca


Akhir-akhir ini, sering kita mendapat berita tentang banyaknya bencana alam, naiknya permukaan air laut dan berbagai macam penyakit manusia. Efek rumah kaca, begitu para pakar lingkungan menyebut akan fenomena alam tersebut. Berbagai konferensi tingkat dunia pun banyak digelar untuk menanggulangi permasalahan efek rumah kaca ini agar tak semakin memburuk. Apa itu efek rumah kaca, apa penyebabnya dan bagaimana mencegahnya ?

Efek rumah kaca sebenarnya adalah istilah yang didapatkan dari pengalaman para petani saat mereka menanam sayur-sayuran dan biji-bijian di dalam rumah kaca atau green house. Pada siang hari, suhu di dalam green house tersebut menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan suhu diluar. Hal ini dikarenakan, sebagian panas sinar matahari diserap oleh tanaman dan tanah di dalam green house dan sebagian lagi dipantulkan dalam bentuk sinar infra merah. Sinar infra merah ini tidak bisa menembus keluar green house sehingga terjebak di dalam green house, menyebabkan suhu di dalam meningkat, menjadi lebih panas daripada suhu di luar green house. Dengan demikian bisa dikatakan efek rumah kaca adalah pemanasan suatu benda langit atau angkasa yang disebabkan kondisi dan komposisi atmosfernya.

Penyebab Efek Rumah Kaca

 

 

 Efek rumah kaca disebabkan oleh naiknya konsentrasi gas-gas pemicu efek rumah kaca, yang diantaranya adalah :

 
Karbondioksida

Karbondioksida adalah senyawa kimia dalam bentuk gas yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil, batu bara serta bahan organik lainnya. Tingginya konsentrasi karbondioksida yang dihasilkan, dapat melampaui kemampuan laut maupun tumbuhan untuk menyerapnya. Hal ini menjadi salah satu pemicu adanya efek rumah kaca.
 
Hidrokarbon metana

Hidrokarbon metana adalah gas yang dilepaskan selama proses transportasi dan proses produksi gas alam, batu bara dan minyak bumi. Metana adalah komponen utama dari gas alam sehingga termasuk dalam pemicu efek rumah kaca.

 Nitrogen oksida

Nitrogen oksida dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, dan juga dari lahan pertanian. Nitrogen oksida dihasilkan dari reaksi antara nitrogen dan oksigen yang bertemu di udara saat terjadi pembakaran, yang biasanya terjadi dalam suhu tinggi. Contoh proses penghasil nitrogen oksida adalah padatnya lalulintas,
sehingga gas ini termasuk dalam pemicu efek rumah kaca.

Selain gas-gas tersebut diatas gas-gas lain juga dapat menyebabkan efek rumah kaca, seperti belerang dioksida dalam proses produksi baterai, deterjen, pupuk, dan bubuk mesiu, serta klorofluorescent (CFC) dalam produk-produk semprot atau spray seperti obat nyamuk semprot, dan pewangi ruangan semprot.

 

Dampak Efek Rumah Kaca

 

 

Efek rumah kaca bagi lingkungan menyebabkan perubahan negatif, seperti naiknya permukaan air laut, perubahan iklim ekstrim, terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, pemanasan global, terjadi fenomena kekeringan dan gagal panen, berkurangnya kemampuan bumi dalam menyerap karbondioksida dan munculnya berbagai wabah penyakit.

 

Pencegahan Efek Rumah Kaca


Mengingat bahaya-bahaya yang bisa terjadi dari efek rumah kaca, berbagai cara telah ditemukan antara lain, memelihara dan menanam tumbuhan lebih banyak lagi, dengan kata lain mencegah pembalakan liar di hutan- hutan. Tumbuhan akan menyerap karbondioksida dalam proses fotosintesis, memecahnya dan menyimpan karbon di kayunya. Sebagai hasil dari fotosintesis, tumbuhan akan menghasilkan dan melepaskan oksigen / O2 ke udara, sehingga udara menjadi sejuk.

Di bidang internasional, telah dibentuk konvensi Protokol Kyoto sebagai upaya untuk menanggulangi efek rumah kaca. Protokol Kyoto memerintahkan negara-negara di dunia untuk berkomitmen mengurangi emisi gas karbondioksida serta kelima gas lainnya penyebab efek rumah kaca.

Efek rumah kaca menjadi hal yang tidak bisa kita hindari dalam jaman kita yang semakin bertambah maju. Namun bersama-sama kita bisa meminimalkan efek rumah kaca terhadap lingkungan bumi tempat tinggal kita dengan kesadaran yang tinggi dengan hidup ramah lingkungan, dan menjadikan gaya hidup green living sebagai gaya hidup kita yang baru. Dengan menanam tumbuhan lebih sering dan lebih banyak kita telah ikut membantu dan menjaga kelestarian alam bumi kita tercinta ini.




Penyusun Artikel
Nama Ahmad Maulana Fauzi
NIM A2.1600007


Pencemaran lingkungan

Pencemaran Lingkungan : Pencemaran Air, Udara dan Tanah

 



Pencemaran lingkungan merupakan masuknya zat, makhluk hidup atau energi lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa diartikan sebagai adanya perubahan komposisi pada media yang dicemari misalnya saja tanah atau air atau udara yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti oleh manusia, proses alam, dan lainnya yang mengakibatkan adanya penurunan kualitas media yang dicemari tersebut sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Saat ini pencemaran yang terjadi di muka bumi ini semakin tak terkendalikan terutama setelah masa revolusi industri dimana banyak pabrik yang dibangun dan menyebabkan berbagai jenis polusi.
Oleh karena itu adanya pengendalian alam ini sangatlah diperlukan terutama pada pencemaran lingkungan dengan cara menetapkan baku mutu limbah yang harus dibuang dilingkungan dan sesuai dengan kadar tertentu. Pencemaran saat ini terjadi dimana saja terutama dalam lingkungan yang berbasis industri atau pabrik dengan penduduk yang cukup padat sehingga tidak terelakan lagi terjadinya pencemaran baik itu karena limbah industri maupun logam berat.

Jenis-jenis Pencemaran Lingkungan
Ada beberapa jenis pencemaran lingkungan saat ini yang perlu anda ketahui supaya anda bisa mengendalikan pencemaran lingkungan ini, selengkapnya simak berikut ini.

 

Pencemaran Air

 


Pencemaran air adalah perubahan zat atau kandungan di dalam air baik itu air yang ada di sungai, danau maupun air di lautan luas bahkan saat ini juga sudah terdapat pencemaran pada air tanah. Penyebab dari pencemaran air ini lebih banyak diakibatkan oleh ulah manusia. Hal ini tentunya sangat berbahaya jika dibiarkan saja dan tidak mendapatkan pencegahan karena air baik itu di dalam sungai, danau, laut dan air tanah merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Ada berbagai fungsi dari air yang sangat membantu kehidupan manusia karena selain bisa menjadi sumber dari kehidupan juga mampu membungan segala sedimen dan juga polutan.
Ada berbagai fungsi air di dunia ini diantaranya meliputi sebagai bahan baku air minum, untuk digunakan sebagai irigasi pertanian dan perkebunan, saluran pembuangan air limbah dan juga fungsi air hujan serta mampu menjadikan alternatif objek wisata. Air juga bisa mengalami perubahan zat di dalamnya seperti halnya jika terjadinya fenomena alam seperti gunung meletus, penyebab banjir, kekeringan dan lainnya namun ini tidaklah menjadikan sebagai penyebab dari pencemaran air karena lebih difokuskan pada apa yang diperbuat oleh manusia sehingga menyebabkan pencemaran air ini.
Jumlah fenomena pencemaran air ini saat ini sudah terjadi dimana saja dan sudah dalam masa yang kritis karena mungkin hampir separuh perairan di bumi mengalami pencemaran. Hal ini membuat peraturan mengenai pencemaran ini memerlukan tindakan evaluasi kebijakan baik bagi korporasi besar, maupun hingga tahap individu. Hal ini sangatlah penting mengingat bahwa banyak kasus penularan penyakit terjadi melalui air dan sudah menyebabkan banyak korban jiwa.

Contoh Pencemaran air
Sebagai contoh adalah apa yang terjadi di india dimana negara ini memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi dan sanitasi yang kurang memadai. Setidaknya terdapat 700.000 orang yang tidak memiliki akses menuju toilet dan diperkirakan 1000 anak meninggal dunia karena diare setiap harinya. Begitu pula dengan negara lainnya yang padat penduduk namun kesadaran akan kebersihannya masih kurang. Tercatat setidaknya 14.000 orang meninggal dunia karena penyakit yang ditularkan melalui air di seluruh dunia. jumlah ini tentunya sangatlah fantastis dan bisa jadi terus bertambah jika tidak segera dilakukan pencegahan dari pencemaran air ini.
Air akan dikatakan mengalami pencemaran jika sudah tercemar oleh kontaminamin organic yang tidak bisa mendukung apa yang menjadi sumber kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya terutama di dalam air seperti ikan. Akibatnya ekologi air akan mengalami gangguan dan jika ini terjadi maka bisa menyebabkan anomaly fenomena yang tidak biasanya terjadi.


Penyebab Pencemaran Air
Adanya pencemaran air ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah seperti yang berikut ini:

  • 1. Adanya peningkatan kandungan nutrient yang terjadi pada air sehingga mengarah pada adanya esutrofikasi
  • 2. Adanya pembuangan sampah organic yang biasanya dihasilkan oleh limbah rumah tangga seperti halnya air comberan yang dibuang begitu saja ke air dapat membuat oksigen di dalam air menjadi berkurang dan terganggu sehingga makhluk hidup air juga akan mengalami gangguan pada kehidupannya serta ruang publik untuk kehidupan. Jika ini terus berlanjut maka akan dapat menyebabkan kerusakan ekosistem air.
  • 3. Industri yang membuang limbahnya secara sembarangan ke dalam air padahal di dalam limbah tersebut terdapat berbagai zat kimia yang sangat berbahaya seperti logam berat, minyak, nutrein, limbah organic dan juga padatan. Seperti halnya pada limbah rumah tangga, limbah industri ini juga memiliki efek termal yaitu mampu menghilangkan oksigen di dalam air yang mampu merusak ekosistem air. Selain itu jika air sudah bercampur dengan limbah zat kimia maka tidak bisa digunakan lagi oleh semua makhluk hidup termasuk manusia karena sudah tidak aman lagi dan memiliki racun di dalamnya.
  • 4. Sampah buangan baik dari rumah tangga atau industri yang menyebabkan terjadinya pencemaran air.
  • 5. Adanya penggunaan bahan peledak seperti bom untuk membunuh ikan yang banyak dilakukan oleh para nelayan juga mampu menimbulkan terjadinya pencemaran air.

Akibat Pencemaran Air
Akibat dari adanya pencemaran air ini diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • 1. Pencemaran dapat menyebabkan banjir
  • 2. Pencemaran air juga dapat menyebabkan erosi tanah serta media lainnya yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia
  • 3. Terjadinya kelangkaan air karena air sudah mengalami pencemaran dan tidak dapat digunakan lagi nantinya
  • 4. Merupakan salah satu sumber penyakit bagi kehidupan makhluk hidup
  • 5. Pencemaran air juga dapat menyebabkan penyebab tanah longsor
  • 6. Selain itu pencemaran air juga bisa menyebabkan rusaknya ekosistem sungai dan perairan lain terutama jika terdapat kandungan logam berat dan bahan kimia yang terdapat di dalam perairan tersebut.
  • 7. Menyebutkan kerugian untuk para nelayan dan berbagai profesi yang berhubungan dengan air.

 

Pencemaran Udara

 


Jenis pencemaran lingkungan lainnya adalah pencemara udara. Pencemaran udara merupakan suatu kondisi dimaa terdapat berbagai substansi zat baik itu fisik, kimia dan juga biologi yang terdapat di dalam lapisan atmosfer bumi. Jika jumlah substansi tersebut melebihi batas maka bisa menyebabkan bahaya bagi para makhluk hidup di dalamnya serta dapat mengaggu estetika dan kenyamanan kehidupan di muka bumi ini.
Penyebab pencemaran udara ini berbeda-beda baik oleh kegiatan manusia atau memang sebuah fenomena alam. Berbagai jenis pencemaran udara misalnya adalah polusi cahaya, panas radiasi dan polusi suara. Area terjadinya pencemaran udara ini bisa dalam kisaran regional lokal hingga pada global. Pencemaran udara dapat terjadi dalam sebuah ruangan tertutup maupun dalam area yang terbuka.


Sumber Pencemaran Udara
Dalam pencemaran udara dapat dibedakan sumbernya menjadi pencemar primer dan juga pencemar sekunder. Sesuatu akan dikatakan sebagai pencemar primer jika terjadi secara langsung mencemari udara yang ada. Yang paling banyak dalam kasus ini adalah zat karbon monoksida yang merupakan hasil dari proses pembakaran limbah yang tidak ramah lingkungan. Sedangkan untuk jenis pencemar sekunder merupakan hasil dari turunan pencemar primer yang sudah ada di dalam atmosfer. Untuk hal ini misalnya saja dalam pembentukan ozon karena smog fotokimia.
Adapun sumber pencemaran udara lainnya yang menjadi penyebab pencemaran udaa diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • a. Aktivitas manusia – hal ini meliputi transportasi, adanya berbagai pabrik dan industri yang membuang gas buang atau asapnya secara sembarangan dan tidak melalui mekanisme yang seharusnya, karena pembangit listrik, dari alat pembakaran baik dalam skala besar atau kecil seperti kompor, tungku, frunance dan lainnya dan gas buang yang dimiliki oleh pabrik terutama yang menganudung CFC di dalamnya.
  • b. Sumber alami – pencemaran udara yang terjadi ini dikarenakan oleh sumber alami dari fenomena alam seperti adanya letusan gunung berapi, rawa-rawa, terjadinya kebakaran hutan pada musim kemarau dan juga denitrifikasi serta dalam kondisi tertentu pada tumbuhan mampu menghasilkan volatile organic yang bisa menjadi polutan di dalam udara.
  • c. Sumber lain – pencemaran udara juga bisa terjadi karena berbagai sumber lainnya diantaranya adalah karena kebocoran tangki gas yang disebabkan karena kelalaian manusia, adanya transportasi yang meningkat jumlanya, karena uap pelarut organic dan juga dari gas metana yang berasal dari tempat pembuangan sampah akhir.

Jenis-jenis Polutan Penyebab Pencemaran Udara

  • 1. Karbon monoksida dari hasil pembakaran sampah
  • 2. Karena zat oksida sulfur
  • 3. Gas CFC yang biasanya terdapat di dalam gas buangan akhir pabrik dan industri
  • 4. Hidrokarbon
  • 5. Adanya senyawa organic vaolatil di dalam tumbuhan yang mampu menjadi polutan pada atmosfer udara
  • 6. Partikulat
  • 7. Radikal bebas
  • 8. Oksida nitrogen

Dampak Pencemaran Udara

1. Dampak pada kesehatan
Adanya berbagai kandungan zat di dalam udara yang tercemar dapat masuk ke dalam tubuh melalui oksigen yang dihirup oleh saluran pernafasan. Besar atau kecilnya zat yang masuk ke dalam tubuh akan tergantung pada ukuran polutan itu sendiri. Jadi untuk partikel polutan yang ukurannya cukup besar kemungkinan hanya sampai pada bagian pernafasan atas sedangkan untuk partikel polutan yang ukurannya cukup kecil bisa masuk sampai ke dalam sistem pernafasan paling bawah. Karena masuk ke dalam sistem pernafasan maka nantinya juga akan masuk ke dalam peredaran darah dan terdistribusi ke seluruh bagian tubuh.
Jenis penyakit yang paling umum dialami akibat dari adanya pencemaran udara ini adalah penyakit ISPA (Infeksi saluran pernafasan akut) dan juga berbagai jenis penyakit yang mencangkup pernafasan misalnya saja bronchitis, paru-paru basah, asma dan juga penyakit lainnya yang cukup serius. Di Indonesia sendiri, daerah yang paling terkenal dengan adanya pencemaran udara adalah di ibukota Jakarta karena merupakan
sentra industri dan juga padatnya penduduk.
 
2. Dampak pada tanaman
Bukan hanya manusia saja yang akan mengalami dampak dari adanya pencemaran udara ini namun juga bagi tanaman. Tanaman yang tumbuh pada daerah yang sangat rawan akan pencemaran udara dapat mengalami
mutasi gen dan menyebabkan tumbuh tidak efektif serta memiliki banyak penyakit dan ganguan di dalamnya. berbagai gangguan di dalam tanaman misalnya terdapat bintik hitam, nekrosis, klorosis. Adanya partikel polutan ini mampu membuat proses fotosintesis pada tanaman.

3. Hujan asam
Dampak lainnya yang disebabkan oleh pencemaran udara adalah proses terjadinya hujan asam atau acid rain. Ph air hujan yang biasanya stabil dapat mengalami penurunan karena hasil reaksi dari air hujan dan juga beberapa zat yang termasuk dalam penyebab pencemaran udara. Adapun dampak dari adanya hujan asam ini adalah sebagai berikut:

  • > Mempengaruhi kualitas air hujan dan mengkontaminasi air yang ada di permukaan bumi
  • > Dapat merusak tanaman karena air yang sangat asam
  • > Hujan asam ini juga mampu melarutkan logam berat yang ada di dalam tanah sehingga logam tersebut akan larut pada air tanah dan ini akan sangat berbahaya.
  • > Mampu merusak bangunan terutama yang terbuat dari tembaga, besi, alumunium karena memiliki sifat yang korosif.

4. Efek rumah kaca
Dampak dari adanya pencemaran udara juga bisa menyebakan efek rumah kaca. Adanya proses terjadinya efek rumah kaca ini karena banyaknya jumlah CO2, CFC, ozon, metana, dan N2O yang terdapat di lapisan atmosfer troposfer dimana lapisan ini adalah yang menyerap sinar ultarvolet dan memantulkan cahaya matahari kembali dari bumi dan jika lapisan ini rusak maka panas matahari akan terperangkap di dalam bumi sehingga menjadi penyebab pemanasan global. Adapun dampak dari adanya efek rumah kaca adalah sebagai berikut:

  • # Terjadinya peningkatan suhu rata-rata di dalam bumi
  • # Terjadinya pencairan es di daerah kutub baik selatan maupun utara
  • # Adanya perubahan iklim global
  • # Siklus kehidupan flora dan fauna juga mengalami perubahan

5. Kerusakan lapisan ozon
Lapisan ozon merupakan lapisan yang berada di atmosfer lapisan stratosfer. Lapisan ozon ini merupakan pelindung alami di bumi karena mampu menyaring sinar ultraviolet yang berbahaya bagi tubuh. apabila terjadi kerusakan pada lapisan ozon ini maka bisa menyebabkan bumi menjadi lebih panas dan menyebabkan kehidupan di bumi menjadi terancam.
 

Pencemaran Tanah

 


Jenis pencemaran lingkungan yang ke tiga adalah pencemaran tanah, dimana pencemaran ini terjadi karena adanya zat atau bahan kimia yang ada di dalam tanah dan biasanya terjadi karena hasil dari ulah manusia sehingga mengubah struktur dan kandungan tanah yang masih alami. Ada banyak hal yang membuat bahan kimia ini masuk ke dalam tanah misalnya saja kebocoran limbah kimia cair hasil dari pabrik industri tertentu, adanya penggunaan pestisida pada tanaman yang masuk ke dalam lapisan tanah, adanya kecelakaan pengendara yang mengangkut minyak sehingga bahan kimia yang ada di dalam minyak tumpah ke dalam tanah, serta pembuangan sampah yang langsung ditimbun ke dalam tanah tanpa dilakukan penguraian dulu sebelumnya.

Nah, saat zat kimia sudah masuk ke dalam tanah maka zat tersebut dapat masuk ke dalam tanah yang lebih dalam dan mencemari air tanah, dapat menguap ke udara dan juga dapat tersapu oleh air hujan sehingga mampu menimbulkan berbagai pencemaran lainnya. zat kimia ini tentunya sangat berbahaya bagi makhluk hidup yang mengalami paparannya termasuk manusia, tumbuhan dan hewan. Adanya paparan yang terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan berbagai jenis penykit termasuk leukemia dan penyakit serius lainnya.


Dampak pencemaran tanah
dampak dari adanya pencemaran tanah terutama sangat dirasakan pada kesehatan. Dan dampak ini akan tergantung pada seberapa kuat bahan kimia yang ada di dalam tanah sebagai penyebab pencemaran tanah. Contoh bahan kimia yang mampu menganggu kesehatan antara lain adalah berikut ini:

  • 1. timbale sangat tidak baik dan sangat berbahaya bagi kesehatan otak bagi manusia dan juga masalah pada ginjal.
  • 2. Selain timbale ada juga bahan kuri yang juga sangat tidak baik bagi ksehetan tubuh serta bahan lainnya yang bahkan tidak bisa diobati. Jadi pencemaran dalam tanah ini sangatlah berbahaya.
  • 3. Kromium, merupakan salah satu zat kimia yang sangat berbahaya bagi semua populasi makhluk hidup bukan hanya berbahaya bagi manusia saja.
  • 4. Siklodenia dan PCB, mampu memicu terjadinya kerusakan pada organ hati
  • 5. Organofostfat, zat ini mampu menyebabkan kerusakan pada saraf otot
  • 6. Klroin, mampu menyebabkan gangguan pada hati, ginjal serta saraf pusat di dalam otak

Itulah beberapa bahan kimia yang mampu merusak berbagai fungsi organ di dalam tubuh baik bagian luar maupun dalam tubuh. namun gangguan ini akan tergantung pada seberapa besar jumlah paparan zat kimia dan seberapa lama paparan tersebut terjadi di dalam tubuh. semakin lama dan semakin besar jumlah paparannya maka resiko untuk mendapatkan berbagai gangguan penyakit akan semakin banyak dan sebaliknya.


Dampak pada ekosistem
 Pencemaran tanah juga dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem yang ada. Hal ini disebabkan tanah sangat mudah mengalami perubahan zat kimiawai di dalamnya walaupun hanya mengalami pencemaran yang sedikit saja dan ini membuat terjadinya perubahan metabolisme di dalam makhluk hidup di dalam ekosistem tersebut sehingga secara otomatis ekosistem juga akan mengalami perubahan di dalam ekosistem tersebut. Akibat adanya perubahan dalam ekosistem ini juga bisa membuat beberapa rantai makanan punah sehingga keberlangsungan ekosistem pun harus dipertanyakan.

Bahkan jika di dalam rantai makanan pada golongan piramida bawah sudah mengalami pencemaran di dalam tubuhnya maka akan bisa menular pada golongan rantai makanan yang berada di atas sehingga keseluruhan rantai makanan dapat rusak. Pada kasus ini sebagai contoh adalah cangkang telur yang mudah retak serta terjadinya kematian masal pada anakan sehingga tidak muncul bibit pengganti lagi.


Dampak pada pertanian
Dampak pada pertanian mengenai pencemaran tanah ini biasanya akan langsung terlihat pada kualitas tanaman. Biasanya metabolisme tanaman akan menurun dan menjadikan berbagai gangguan di dalamnya sehingga menyebabkan gagal panen. Selain itu, di dalam tanaman juga sangat mungkin terkena zat kimia sehingga tanaman tersebut sudah tidak layak konsumsi lagi.


Penanganan Pencemaran Tanah

  • a. Remidiasi – Remidiasi merupakan cara untuk membersihkan permukaan tanah yang mengalami pencemaran tanah. Ada dua jenis dari remidiasi ini yaitu in situ dan ex-situ. Pembersihan dengan cara in-situ dilakukan dengan membersihkan lokasi secara langsung sedangkan untuk pembersihan ex-situ dilakukan dengan cara penggalian pada tanah yang terkena cemaran dan memindahkannya ke tempat lain yang lebih aman. 
  • b. Bioremidiasi – Cara lain yang dilakukan untuk melakukan penanganan pencemaran tanah adalah dengan bioremidiasi. Cara ini dilakukan dengan cara memberikan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri untuk mengurai zat kimia yang ada di dalam tanah. Cara ini mungkin memang lebih lama namun cukup efektif selama ini.

Itulah informasi mengenai pencemaran lingkungan. Melihat bahwa banyak sekali dampak negatif dari pencemaran lingkungan ini maka lebih baik untuk tidak membuat hal yang menuju pada pencemaran lingkingan karena sangat merugikan semua pihak. Terima kasih.


Sumber
id.wikipedia.org
Penyusun Artikel
Nama Ahmad Maulana Fauzi
NIM A2.1600007

Gerhana Bulan

Penjelasan Proses Terjadinya Gerhana Bulan Beserta Jenis-Jenisnya

Gerhana bulan merupakan fenomena saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan yang tertutup oleh bayangan bumi. Hal demikian terjadi jika bumi berada diantara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama. Sehingga sinar Matahari tidak bias mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. 

 

  Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Gerhana bulan muncul apabila bulan sedang berposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5 derajat. Maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut dengan Node yakni titik yang dimana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya bila terjadi gerhana bulan akan diikuti dengan gerhana matahri karena kedua node tersebut terletak pada garis yang memhubungkan antara matahari dengan bumi.



Yang sebenarnya peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat, ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan kea rah bulan oleh atmosfer bumi dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini mempunyai spectrum cahaya merah, itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan tersebut akan menampakkan warna gelap, bias juga berwarna merah tembaga, jingga maupun coklat.

Jenis-Jenis Gerhana Bulan

Gerhana bulan dapat dibagi menjadi tiga yaitu :

Gerhana bulan total dibagi menjadi 2 yaitu :

 

  • Gerhana Bulan Total Negatif
    Pada gerhana ini posisi bulan akan tepat berada pada daerah NTT dan warna bulan menjadi merah tetapi tidak rata.
  • Gerhana Bulan Total Positif
    Pada gerhana ini bulan melalui titik pusat daerah umbra dan warna bulan menjadi merah merata.

Gerhana Bulan Sebagian

 

Pada gerhana ini bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari, sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada didaerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.

Gerhana Bulan Penumbra



Pada gerhana ini seluruh bagian bulan berada dibagian penumbra, sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Cara Melihat Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Setiap tahun diperkirakan gerhana bulan ini dapat terjadi dua sampai lima kalian. Gerhana bulan total lebih jarang terjadi. Lain halnya dengan gerhana matahari. Gerhana bulan dapat dinikmati dengan mata telanjang sehingga aman untuk dilihat secara langsung dan tidak berbahaya. Untuk dapat menikmati gerhana bulan dengan jelas, dapat dengan menggunakan alat seperti teleskop atau teropong.
Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan shalat gerhana ( shalat khusuf ).

Demikianlah pembahasan mengenai Penjelasan Proses Terjadinya Gerhana Bulan Beserta Jenis-Jenisnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 



Sumber

Penyusun Artikel
Nama Ahmad Maulana Fauzi
NIM A2.1600007

Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan berada tepat di antara posisi matahari dan bumi. Posisi bulan yang berada tepat di antara matahari dan bumi tersebut membuat sebagian atau seluruh cahaya matahari tertutup oleh bulan, inilah yang disebut sebagai gerhana matahari .

Meskipun ukuran bulan lebih kecil dari matahari, bayangan bulan mampu menutupi cahaya matahari sepenuhnya karena jarak bulan ke bumi lebih dekat dibanding dengan jarak matahari ke bumi. Bulan berjarak 384.400 kilometer ke bumi, sedangkan matahari berjarak 149.680.000 kilometer.

Ada dua bagian bayang-bayang bulan, yaitu umbra dan penumbra. Bagian yang gelap dan berbentuk kerucut dan mengarah ke bumi disebut dengan umbra. Sedangkan bagian yang agak terang yang berbentuk lebar dan makin jauh dari bulan disebut dengan penumbra.



Jenis Gerhana Matahari


Ada beberapa jenis gerhana matahari , yaitu gerhana total, gerhana sebagian, gerhana cincin dan gerhana hibrida. Berikut ini penjelasan dari ke-4 jenis gerhana matahari tersebut.

Gerhana Matahari Total


 Sebuah gerhana matahari dapat dikatakan gerhana total ketika piringan matahari tertutup sepenuhnya oleh piringan bulan. Gerhana total terjadi pada saat puncak terjadinya gerhana. Pada saat itu piringan bulan berukuran lebih besar atau sama besar dengan piringan matahari, sehingga matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan. Ukuran piringan matahari dan bulan bisa berubah-ubah, tergantung pada jarak bulan ke bumi maupun jarak matahari ke bumi.

Gerhana Matahari Sebagian


Sebuah gerhana matahari sebagian terjadi ketika piringan bulan (pada saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan matahari. Pada saat gerhana sebagian terjadi, ada bagian dari piringan matahari yang tidak tertutup oleh piringan bulan.

Gerhana Matahari Cincin


Gerhana matahari cincin terjadi ketika piringan bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup atau menghalangi sebagian dari piringan matahari. Disebut gerhana cincin karena pada saat itu ukuran piringan bulan lebih kecil daripada piringan matahari, sehingga tidak seluruh piringan matahari tertutup oleh piringan bulan. Bagian matahari yang tidak tertutup oleh piringan bulan akan membuat sekeliling piringan bulan bercahaya dan terlihat seperti cincin.

Gerhana Matahari Hibrida


Gerhana matahari hibrida terjadi pada saat gerhana matahari total bergeser ke gerhana cincin. Pada titik tertentu di bumi gerhana ini terlihat sebagai gerhana matahari total sedangkan di titik lain terlihat sebagai gerhana matahari cincin. Gerhana matahari hibrida jarang sekali terjadi.

Apa Dampak Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung ?

Jika melihat gerhana matahari secara langsung ke bagian cincin terang matahari atau yang disebut dengan fotosfer, dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada mata meskipun hanya melihat dalam beberapa detik saja. Kerusakan tersebut terjadi pada retina karena terdapat radiasi tinggi yang dipancarkan dari fotosfer yang tidak terlihat.  

Mengamati gerhana matahari secara langsung dapat mengakibatkan kebutaan. Maka dalam mengamati gerhana matahari harus menggunakan pelindung mata khusus atau bisa juga dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Bagaimana dengan menggunakan sunglasses? Menggunakan sunglasses tidak aman digunakan ketika melihat gerhana matahari karena sunglasses dapat menyaring radiasi inframerah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada retina mata.

Gerhana matahari tidak mungkin terjadi lebih dari 7 menit dan 58 detik. Itu karena peredaran bumi mengitari matahari terjadi begitu cepat sehingga tidak memungkinkan gerhana matahari terjadi selama lebih dari 7 menit dan 58 detik. Jika tidak ingin terlewat melihat gerhana matahari, maka lakukanlah sesegera mungkin dengan menggunakan pelindung mata khusus yang aman.


Sumber


Penyusun Artikel
Nama Ahmad Maulana Fauzi
NIM A2.1600007

Einstein, Teori Relativitas, dan Bom atom


Ilmu fisika merupakan salah satu bidang ilmu tertua yang sudah berkembang sejak berabad-abad lalu. Fisika klasik mengalami kemajuan pesat pada era Galileo dan Newton. Pada jaman modern ILMU FISIKA memiliki peranan yang sangat penting karena mendukung Perkembangan Teknologi, industri, komunikasi, engineering, kimia, biologi, Kedokteran dan masih banyak lagi.

Ilmu fisika terbagi menjadi 2 yaitu:

Ilmu Fisika klasik
Yaitu ilmu fisika yang meliputi mekanika, listrik, magnet, bunyi, optik, panas, dan gelombang.

Ilmu Fisika modern
Yaitu fisika yang mengalami perkembangan sejak abad ke 20, tepatnya sejak Einstein menemukan teori relativitas dan penemuan radioaktif oleh Currie Familiy.

Hasil penemuan di bidang fisika memiliki banyak manfaat yang dapat kita rasakan sampai saat ini. Salah satu penemuan fisika yang cukup fenomenal adalah Teori Relativitas Einstein yang menjadi dasar utama pembuatan senjata atom dan berbagai teknologi nuklir lainnya.


Penemuan Einstein sebenarnya cukup banyak, tetapi yang membuatnya dikenal dunia adalah penemuan relativitas. Rumus teori relativitas adalah e=mc², yaitu energi (e) sama dengan massa (m) dikali kuadrat kecepatan cahaya (c). Massa adalah jumlah materi yang terdapat dalam sebuah benda, tetapi karena kecepatan cahaya, sejumlah kecil massa bisa dikonversi menjadi energi luar biasa.

Rumus relativitas mempunyai peranan yang sangat penting dalam terciptanya bom atom. Sebenarnya, Einstein sebagai penemu teori relativitas itu sendiri pada awalnya ragu atas hasil temuannya. Einstein meyakini bahwa pembuatan bom dengan menggunakan rumus e=mc² adalah mirip seperti menembak burung dalam gelap, artinya jumlah burung yang berhasil ditembak pasti sedikit.

Sebenarnya penemuan Proses Nuklir berawal dari penemuan ahli fisika Hongaria yang bernama Leo Szilard pada tahun 1934. Leo menemukan suatu teori bahwa inti atom tertentu dapat pecah jika ditembak berulang-ulang dengan partikel neutron dan menimbulkan chain reaction (reaksi berantai). Kemudian Leo menemui Einstein dan menyampaikan penemuannya. Oleh Einstein, chain reaction ini dirumuskan dengan e=mc², yang dapat menghasilkan kekuatan raksasa.



Leo membujuk Einstein bahwa bom atom dapat dibuat dengan menggunakan rumus tersebut, tetapi Einstein tidak mau mencampurkan antara urusan penelitian dengan pembuatan bom untuk perang. Tetapi setelah dibujuk Leo secara terus-menerus, akhirnya Einstein menyetujui untuk mengirimkan surat pada Presiden Amerika Serikat (waktu itu Roosevelt) yang berisi ide untuk membuat bom menyaingi Jerman.

Berdasarkan surat yang dikirim oleh Einstein, maka di bentuk ‘The Manhattan Project’. The Manhattan Project adalah proyek untuk menguji dan mengembangkan energi nuklir. Implikasi nyata dari proyek ini adalah dibangunnya sebuah pusat uji nuklir di padang pasir New Meksiko. Leo Szilard ikut terlibat di dalam proyek tersebut tetapi Einstein tetap tidak mau terlibat dalam urusan perang.

Sesudah Jerman mengalami kekalahan pada Perang Dunia I, Einstein makin getol mendesak presiden Roosevelt untuk menghentikan ‘The Manhattan Project’, tetapi usahanya tidak pernah berhasil. Bahkan, pemerintah Amerika mulai menciptakan bom atom.



Harry Truman diangkat menjadi Presiden setelah Roosevelt wafat. Waktu itu Perang Dunia Ke-2 sedang berkecamuk. Serangan Jepang di Pearl Harbour sepertinya membuat emosi presiden Truman makin memuncak, ia pun memutuskan untuk melemahkan kekuatan Jepang dengan menggunakan bom atom. Keputusan presiden Truman ini cukup mengejutkan dunia.

Prinsip bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki adalah pembelahan inti atau reaksi fisi, yaitu reaksi pembelahan yang disebabkan interaksi suatu unsur dengan neutron. Kekuatan ledakan dari hasil penembakan uranium 235 dan plutonium 239 dengan neutron juga menghasilkan radioaktif.

Pada tanggal 6 Agustus 1945, bom atom pertama diledakkan di Hiroshima. Kemudian, menyusul Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Akibat ledakan bom atom Hiroshima dan Nagasaki, sekitar 100.000-200.000 orang tewas seketika. Sedangkan puluhan ribu lainnya tewas akibat kanker, muntah-muntah, dan diare yang diakibatkan oleh radiasi bahan radio aktif. Akibat jangka panjang dari bom atom Hiroshima Nagasaki adalah cacat permanen, katarak, botak, kemandulan, dan cacat bayi.



 Setelah beredar berita terhadap pengeboman Hiroshima Nagasaki, sebagian ilmuwan ‘The Manhattan Project’ diliputi perasaan bersalah. Einstein merupakan salah satu ilmuwan yang paling mengalami kesedihan dan perasaan bersalah. Einstein mengirimkan surat pada presiden Amerika menyatakan perasaan yang sangat bersalah atas penemuan teori relativitas yang mendasari pembuatan bom atom.

Openheimer juga juga merasa sangat bersalah atas musibah Boma atom Hiroshima Nagasaki. Setelah kejadian itu, Openheimer ikut secara langsung berkampanye untuk menentang pengembangan senjata nuklir.

Tetapi aksi para ilmuwan itu tidak menyurutkan pemerintah Amerika untuk menghentikan uji coba nuklir. Bahkan, pada 28 pebruari 1954 pemerintah Amerika melakukan percobaan peledakan bom hidrogen di pulau Marshal. Bom tersebut meledak dengan kekuatan yang sangat besar di luar perkiraan. Cuaca sekitar menjadi sangat buruk dan radioaktif meliputi Pulau Marshal dan daerah perairan di sekitarnya. Akibatnya, seluruh penduduk harus diungsingkan dari pulau tersebut dan pulau itu tidak dapat dihuni sampai sekarang akibat radiasi.



Penduduk pulau Marshal juga mengalami penyakit kanker serta bayi cacat. Sedangkan nelayan Jepang beserta perahu pengangkut ikan, yang pada saat kejadian berada di sekitar pulau Marshal, pada saat kembali ke pelabuhan mengalami luka bakar, diare, dan muntah-muntah. Sedangkan ikan hasil tangkapan mereka juga terkena imbas radioaktif sehingga tidak bisa dipasarkan.

Dari ilustrasi yang telah dipaparkan di atas dapat dilihat jika suatu penemuan keilmuan tidak disikapi dengan bijak akan menimbulkan suatu malapetaka bagi kehidupan manusia. Saat ini, pengembangan nuklir lebih diarahkan menjadi sesuatu yang lebih berguna, seperti untuk Pemabngkit Tenaga listrik.


Penulis Artikel
Nama Ahmad Maulana Fauzi
NIM A2.1600007

Sumber  Referensi
http://discovermagazine.com/2008/mar/18-chain-reaction-from-einstein-to-the-atomic-bomb

Hujan Abu Vulkanik

Hasil gambar untuk dampak abu vulkanik

Hujan Abu Vulkanik dan Dampaknya

Pengertian Abu Vulkanik

Abu vulkanik adalah bahan material vulkanik yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan gunung api. Abu vulkanik terdiri atas partikel berukuran besar sampai halus. Istilah abu vulkanik digunakan untuk material ketika sedang berada di udara. Setelah material tersebut jatuh ke permukaan tanah biasanya akan terlitifikasi menjadi batuan ataupun lumpur. Istilah "debu vulkanik" dan "abu vulkanik" digunakan untuk material yang sama, namun "debu vulkanik" lebih tepat digunakan dalam mendefinisikan ukuran material berupa bubuk.

Sifat Abu Vulkanik

Secara visual, abu vulkanik terlihat seperti bubuk lunak. Tetapi hal itu salah, karena abu vulkanik sebenarnya terdiri atas material keras dengan kekerasan sekitar 5 skala mohs. Bentuk partikel abu vulkanik tidak teratur, tajam, dan pada bagian tepinya bergerigi. Dengan bentuk yang demikian, abu vulkanik akan menjadi bahan yang bersifat abrasif. Inilah mengapa partikel abu vulkanik mempunyai kemampuan untuk merusak jendela pesawat, mengiritasi mata, serta menyebabkann keausan pada peralatan yang aktif bergerak saat terkontaminasi abu vulkanik.
Hujan abu vulkanik dan dampaknya
Gambar letusan abu vulkanik dan bentuk struktur partikelnya.

Partikel abu vulkanik yang ukurannya kecil sebenarnya memiliki struktur vesikular dengan banyak rongga. Hal ini menyebabkan abu vulkanik memiliki kepadatan yang relatif rendah, sehingga walaupun berupa batu akan memungkinkan material tersebut terlempar ke udara dan terbawa oleh angin pada jarak yang jauh. Partikel abu vulkanik tidak larut dalam air. Ketika mereka menjadi basah maka akan membentuk bubur atau lumpur yang dapat membuat jalan raya dan landasan pacu pesawat menjadi licin. Setelah kering, abu vulkanik akan menjadi massa yang padat seperti beton.

Pencarian lainnya yang berhubungan dengan artikel ini : vulkanik, hujan abu vulkanik, dampak abu vulkanik, dampak abu vulkanik bagi kesehatan. Bahaya abu vulkanik, kandungan abu vulkanik, pengertian abu vulkanik, bahaya abu vulkanik bagi kesehatan, efek abu vulkanik.

Letusan Abu dan Kolom Abu

Beberapa magma mengandung sejumlah besar gas terlarut pada tekanan yang sangat tinggi. Ketika letusan terjadi gas-gas ini tiba-tiba dilepaskan dan akan menyebar dengan cepat, dan secepatnya keluar dari "ventilasi vulkanik" dengan membawa potongan-potongan magma kecil.

Air tanah yang ada di dekat dapur magma akan bereaksi dengan magma dan membentuk uap. Proses inilah yang merupakan sumber terbentuknya partikel abu pada beberapa letusan. Besarnya suhu dan kecepatan gas melepaskan diri ke luar ventilasi vulkanik akan menghasilkan sebuah kolom letusan abu dan gas yang tinggi ke udara (lihat gambar diatas).

Hujan Abu Vulkanik

Setelah abu dilepaskan ke udara oleh sebuah letusan, angin memiliki kesempatan untuk memindahkannya. Bersamaan dengan turbulensi udara, angin akan mendistribusikan abu pada cakupan area yang luas. Awan abu yang dipindahkan oleh angin dikenal sebagai "bulu abu".

Sebaian bulu-bulu abu bergerak menjauh dari gunung berapi sambil melepaskan diri dari gas-gas yang masih ikut bersamanya. Partikel abu yang besar akan jatuh lebih dahulu, sedangkan yang kecil akan tetap terbang di udara. Partikel yang jatuh inilah yang kemudian menghasilkan apa yang disebut sebagai hujan abu vulkanik. Deposit hujan abu ini umumnya tebal di dekat "ventilasi vulkanik" dan semakin jauh akan semakin menipis.

Dampak Abu Vulkanik Bagi Kesehatan Manusia

Orang yang terkena jatuhan abu vulkanik dapat menderita sejumlah masalah. Masalah pernapasan termasuk hidung dan tenggorokan, batuk, bronchitis, dan ketidaknyamanan saat bernapas. Namun ini dapat dikurangi dengan penggunaan masker debu dan menghindari sebisa mungkin kontak langsung dengan debu vulkanik.

Selain itu, masalah kesehatan jangka panjang mungkin akan muncul termasuk perkembangan penyakit yang dikenal sebagai "silicosis" karena abu vulkanik memiliki kandungan silika yang signifikan. Pemerintah merekomendasikan jenis masker tertentu untuk mereka yang terkena dampak abu vulkanik. Siapa saja yang sudah menderita masalah seperti bronkitis, emfisema, atau asma harus menghindari kontak langsung dengan abu vulkanik.

Abu vulkanik kering dapat menempel di mata manusia. Sifat mata manusia yang lembab dan partikel abu yang sangat kecil dapat menyebabkan iritasi mata. Iritasi ini akan lebih parah pada orang-orang yang memakai kontak lensa. Beberapa iritasi kulit juga pernah dilaporkan terjadi pada orang-orang di daerah hujan abu vulkanik, namun dalam jumlah kasus dan tingkat keparahan yang rendah.

Dampak Abu Vulkanik Pada Keselamatan Transportasi Udara

Mesin jet modern memproses sejumlah besar udara dengan cara menarik udara dari bagian depan mesin dan membuangnya ke belakang. Jika abu vulkanik ditarik ke dalam mesin jet maka abu vulkanik akan terpanaskan sampai suhu yang lebih tinggi dari suhu leleh abu. Abu akan meleleh di mesin dan menghasilkan produk yang lengket, yang dapat membatasi aliran udara melewati mesin jet. Selain itu abu vulkanik juga dapat menambah bobot pesawat.

Abu vulkanik di udara memiliki efek abrasif pada pesawat terbang yang bergerak ratusan kilometer per jam. Pada kecepatan ini, partikel abu bisa mengaburkan pandangan pilot bahkan menabrak jendela pesawat (sandblasting). "Sandblasting" juga dapat menghapus cat dan pit logam pada hidung dan tepi sayap pesawat serta merusak peralatan navigasi.

Di bandara, tanda-tanda navigasi di landasan pacu dapat tertutup abu. pesawat bisa kehilangan traksi saat mendarat ataupun lepas landas. Organisasi Penerbangan Sipil Internasional mengakui pentingnya memberikan informasi kepada pilot dan controlers lalu lintas udara tentang bahaya vulkanik. Untuk melakukan itu, biasanya mereka bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk membangun Pusat Pelayanan Informasi Abu Vulkanik. Hal ini sangat berguna untuk memantau aktivitas gunung berapi dan melaporkan "bulu abu" dalam area pengawasan mereka.

Selain dampak berbahaya terhadap kesehatan manusia dan pada keselamatan transporatsi udara, abu vulkanik juga dapat berdampak buruk terhadap transportasi darat, pertanian, bangunan/rumah, komunikasi, fasilitas pembangkit listrik, sistem penyediaan air minum, sistem air limbah, serta masih banyak lagi yang lainnya.

Perencanaan penanggulangan bahaya abu vulkanik sangat penting dilakukan, misalnya menata pemukiman dengan tidak membangun di daerah yang dekat dengan letusan abu, memberi informasi mengenai cara menghindari abu vulkanik yaitu melawan arah angin ketika letusan ataupun hujan abu terjadi, serta memberikan informasi tentang pentingnya pememakaian masker saat terjadi letusan abu.

Penulis Artikel
Nama Dzikri Tri h
NIM A2.1600014

Sumber
Wikipedia
http://www.geologinesia.com

Hujan Asam

Hasil gambar untuk hujan asam
Hujan asam merupakan hujan dengan memiliki pH yang sangat rendah pada tetesan airnya. Penyebab hujan asam yang paling dominan ialah SO2, CO2 dan NO. Dengan komposisi udara pada atmosfer yang normal, hujan akan turun dengan pH 5,6 sehingga hujan yang memiliki pH < 5,6 dapat di kategorikan sebagai hujan asam.
Pengertian Hujan Asam Beserta Penyebab Dan Dampaknya
Penelitian pada lapisan es menunjukkan pH hujan telah berubah dari 6 hingga 4 terjadi karena banyaknya gas yang buangan yang memicu terjadinya hujan asam dengan pH hingga 2,4 (pH yang dimiliki asam cuka). Gas-gas penyebab hujan asam dihasilkan oleh alam (letusan gunung merapi dan daur biologis tanah) dan manusia (asap kendaraan bermotor dan juga industri).

Gas-gas di atas selanjutnya akan bereaksi dengan hujan membentuk asam. Hujan asam sangat merusak karena dapt membunuh tunas tanaman. Apabila tunas tidak dapat tumbuh makan tidak akan ada daur hidup pada tanaman. Tanah juga dapat menjadi asam, logam-logam mudah berkarat dan juga kesehatan manusia akan terganggu.
Karena penyebab utama hujan asam ialah gas hasil industri dan kendaraan bermotor sebaiknya digunakan mesin yang lebih ramah lingkungan karena lebih sedikit menghasilkan asap yang mengandung sulfur, nitrogen dan karbon. Untuk pengendalian ketiga bahan ini biasanya dilakukan pada cerobong asap industri dengan proses elektrolisis yang sehingga unsur ini tidak akan terbang ke udara namun menggumpal dan jauh ke dasar cerobong.

Dampak Hujan Asam
Hujan Asam ini sangat memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi. Untuk dampak-dampak yang bisa ditimbulkan oleh hujan asam antara lain:

Kesehatan Manusia

Hujan asam yang mengandung kadar asam yang cukup tinggi dapat menyebabkan gawat panas.

Vegetasi
SOx bersifat toksik bago tanaman karena menyebabkan berkurangnya pertumbuhan pada konsentraso >0,1 ppm. Hanya ada beberapa tanaman yang dapat mentoleransi tanah yang asam.

Bangunan

Hujan asam menyebabkan terkikisnya bangunan yang terbuat dari batu kapur dan marmer. Struktur besi dan baja dengan cepat menjadi rusak jika terpapar hujan asam.

Air Di Alam

Organisme akuatik mungkin sensitif terhadap efek hujan asam. Asidifikasi danau merupakan satu masalah yang dihadapi di daerah yang mengandung batu granit. Danau batu kapur secara alami memiliki bufer yang dapat menetralkan efek hujan asam.

Memperbesar Konsentrasi Logam Dalam Air

Senyawa logam sering terbentuk saat logam yang terkandung dalam batu-batuan membentuk garam dan asam sulfurat. Logam tersebut mungkin memiliki sifat yang toksik bagi manusia.
Penulis Artikel
Nama Andre Hartono
NIM A2.1600016

Sumber
Wikipedia

Pentingnya Melindungi Hutan

Hasil gambar untuk peran penting melindungi hutanHutan di Indonesia adalah termasuk hutan hujan tropis yang sering digambarkan sebagai hutan yang lebat, padahal tidak selalu demikian karena hutan tropis di Indonesia sangat bervariasi mulai dari hutan primer sampai hutan mangroove. Perlu kalian ketahui bahwa potensi sumber daya Hutan Indonesia sangatlah besar, yakni 99.6 juta hektar atau 52,3% dari keseluruhan wilayah Indonesia (menurut data kemenhut 2011).
Hutan hutan luas di Indonesia masih dapat dijumpai di Kalimantan, Sumatra, Papua atau Sulawesi. Sedangkan di Pulau Jawa komposisi luas hutan telah banyak mengalami penurunan karena pengalihan lahan yang digunakan untuk pemukiman penduduk dan pertanian. Selain hutan yang sangat luas, didalam hutan Indonesia juga terdapat berbagai flora dan fauna yang bahkan beberapa merupakan jenis endemik yang hanya dapat ditemukan di Indonesia.
Namun mirisnya, banyak beberapa kasus seperti kebakaran hutan, Penebangan liar besar besaran yang dilakukan secara sengaja demi mengekplorasi sumber daya hutan tersebut yang mengakibatkan beberapa area hutan menjadi gundul dan tentunya menyebabkan pemanasan global. Masih kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hutan bagi kehidupan manusia membuat proses ini masih saja berjalan di hutan kita.
Berikut kami jabarkan fakta fakta hutan yang membuat kita semua harus melestarikan hutan..
1.  Setiap pohon besar mampu memproduksi 4580 oksigen per tahun. Sedangkan seseorang membutuhkan oksigen 2,9 kg/hari yang berarti sekitar 1058,5 kg/tahun. Jadi jika rumah dihuni oleh 4 orang dibutuhkan sekitar 4234 kg oksigen per tahunnya. Ini bisa dipraktekan Dengan menanam 1 pohon besar dipekarangan rumah kalian tentunya kebutuhan oksigen tercukupi dan udara di rumah terasa segar sepanjang tahun.
2. Setiap pohon mempunyai kapasitas mendinginkan udara sama dengan rata-rata 5 unit ac yang dioperasikan selama 20 jam/hari.
3. Setiap hektar hutan dapat menetralisir karbondioksida (CO2) yang diakibatkan oleh 20 kendaraan bermotor. Setiap hektar hutan memiliki potensi untuk mengikat 1000 kg debu per tahun yang diakibatkan oleh polusi udara (debu, asap, aerosol, dll) dan mengolahnya menjadi humus.

Berikut ini adalah upaya yang dapat kita atau pemerintah lakukan untuk melestarikan hutan..
1.  Melakukan Reboisasi - Reboisasi adalah salah satu alternatif untuk melestarikan hutan. Kita dapat menanam kembali hutan – hutan yang sudah rusak, sehingga hutan akan tetap terjaga keberadaannya.
2.  Menerapkan Sistem Tebang Pilih - Pemerintah harus menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon. Hal ini dapat mengurangi penebangan hutan secara liar dan dalam jumlah besar – besaran. Selain itu system ini juga berguna untuk masyarakat agar tidak sembarang dalam melakukan penebangan hutan.
3.  Menerapkan Sistem Tebang – Tanam - System ini sangat berguna bagi pelestarian hutan. Sistem penebangan hutan yang kemudian diganti dengan menanam hutan yang telah ditebang agar hutan tetap terjaga keberadaannya.
4.  Melakuakan Penebangan secara Konservatif - Penebangan secara konservatif adalah penebangan dengan cara menebang pohon yang sudah tidak berproduktif lagi. Jangan sampai pohon yang masih muda dan produktif di tebang.
5.  Menerapkan Larangan Penebangan Hutan Secara Sewenang – wenang dan Memberikan Sanksi yang Berat Bagi Pelakunya - Selain masyarakat yang harus menjaga kelestarian hutan, pemerintah juga harus ikut terlibat dalam pelestarian hutan. Pemerintah harus ikut turun tangan dalam pelestarian hutan ini. Sebaiknya, pemerintah juga memberikan sanksi yang berat bagi para pelakunya, yang bisa membuat mereka jera dan tidak melakukan kesalahan mereka lagi.
Memang ada banyak faktor pendorong yang mempercepat kerusakan hutan di Indonesia. Misalnya sajapengusahaan hutan yang dilakukan secara tidak berkelanjutan (unsustainable). Kemudian juga tidak adanya kesadaran untuk menanam kembali hutan yang sudah diusahakan/dikelola. Belum lagi adanyainefisiensi yang sering kali terjadi mulai dari penebangan sampai kepada pemakaiannya. Sementara ini, kenyataan di lapangan juga berbicara secara jelas bahwa jumlah jenis pohon kayu yang disukai pasaran hanya sebagian dari jumlah jenis kayu komersial yang telah diketahui. Ini tentu saja mempercepat habisnya jenis kayu tersebut. Ada efek penggandaan (multiplier effect) yang terjadi akibat hutan yang sebelumnya tidak pernah dijamah kini telah menjelma menjadi daerah yang mudah ditembus. Hutan menjadi rentan dirusak dan ‘dikotori’.
Kita  sudah harus betul-betul memunculkan niat dan upaya serius untuk menghindari semakin meluasnya kerusakan hutan di Indonesia. Kita sudah sepatutnya segera melakukan upaya pelestarian hutan, diantaranya dengan meningkatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Apalagi masyarakat yang memang tinggal di sekitar hutan. Melakukan hal ini dengan sendirinya akan memberikan dampak sangat positif bagi masyarakat itu sendiri, juga untuk lingkungan yang kita tinggali. Di satu pihak mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik, tetapi di pihak lain juga mereka dapat melestarikan dan menggunakan sumber daya alam (sumber daya kehutanan) secara berkelanjutan dan berkesinambungan.
Kini sebagai masyarakat harus semakin hari semakin menunjukkan peran kita sebagai garda terdepan penyelamatan dan perlindungan hutan Indonesia. Kita masih akan menikmati hasil-hasil alam dari hutan yang bangsa ini miliki, tapi kita juga masih akan terus berjuang untuk melestarikan hutan yang kita miliki, sebab kalau bukan kita lalusiapa lagi?

Penulis Artikel
Nama Andre Hartono
NIM A2.1600016

Sumber
Wikipedia
http://www.pemburuombak.com
 

Copyright © Alamiah Science STMIK. Template created by Volverene from Templates Block
WP by Simply WP | Solitaire Online